Selasa, 10 Januari 2012

Puisi

Sepiku January 10, 2012 at 11:55 pm Leave a Comment sepi menyelimuti, dalam kebingaran ramainya kota, dingin kian menusuk, dalam hangat tebalnya selimut gersang melanda, dalam damainya semi yang berkembang indah semuanya kurasakan saat segalanya hilang, semuanya kurenungkan agar segalanya kembali datang membawakan kebahagiaan yang abadi. karya : Arra Muse puisi tahun 2006 Share penyesalan cinta January 10, 2012 at 6:05 pm Leave a Comment terdiam di sudut malam sambil tersenyum pahit menahan rasa sakit yg kau torehkan dihatiku tak ada seorangpun tempat ku berbagi kepedihan ini hanya ada kesunyian malam yg setia temani hidupku yg kelam suara derap malam dan rintihan hati ini berpadu mengalunkan nada-nada jeritan kepedihan luka yg ku rasa mengapa disaat ku percaya dengancinta cinta [...] hantarkan doa January 10, 2012 at 12:53 pm Leave a Comment doa tertutur kata doa yang wakilkan asaasa seseorang di dunia tertutur suara juga nafas terhela asa yang menjadi mimpi mimpi yang ingin di gapai tersimpan utuh dalam hati terbangkanlah hingga langit Illahi menjadi gelembung udara terbang melesat angkasa hantarkan semua dukalara hantarkan tak terpandang mata hantarkan keinginan kita yang tak pernah bertemu lagi [...] Pembaca Garis Tangan January 10, 2012 at 12:16 pm Leave a Comment Aku pernah melewati jembatan penyebrangan… Diatas lalu lalang kendaraan yang melintas di antara keriuhan suasana khas ibu kota dan rengekan kelaparan bocah bocah jalanan Aku pernah melintasi jembatan penyebrangan… Yang menembus megahnya pasar abad ini di antara sesaknya dengus nafas pejalan kaki dan gelimpangan gelandangan merebahkan badan Pembaca garis tangan…duduk di pinggiran jalan di sampingnya [...] Melawan Rindu January 10, 2012 at 12:16 pm Leave a Comment Semenjak aku pergi meninggalkan kamu… Gerimis di matamu masih terlihat di pelupuk mataku…lirih suaramu memanggil namaku… Masih terngiang jelas di telingaku… Maafkan bila waktu itu aku tak mempedulikanmumaafkan bila saat itu aku tak menolehkan wajahku…hanya langkah kaki ku tegarkan demi untuk mengejar ketertinggalanku… Semenjak aku pergi meninggalkan dirimu… Rinduku kian menghujam batinku…serasa gersang semangatku [...]

Tidak ada komentar: