Sunni Wahabi Menghancurkan Bukti sejarah Islam di LibyaDemi menegakkan keyakinan mereka, Sunni Wahabi rela menghancurkan situs bersejarah Islam di Libya. Perpustakaan Pusat di Libya juga dibakar. Padahal perpustakaan itu juga berisi buku-buku, manuskrip, peninggalan yang bahkan ditulisribuan tahun silam. Ini bener-bener edan!
Wahabi paling semangat kalau menghancurkan makam Para Sahabat Nabi saw, makam dzuriah Nabi saw (Keturunan Nabi Muhammad saw), makam para Wali, makam Para Ulama Sufi. Karena Raja Wahabi tidak ada jalur keturunan dari Nabi Muhammad saw. Mereka sangat khawatir dengan para keturunan Nabi saw. Karena Imam Mahdi yang akan muncul telah diramalkan adalah dari garis keturunan NabiMuhammad saw. Bukan dari garis keturunanRaja Saud, Rajanya Wahabi.
Mereka Sunni Wahabi telah berperan dalam penghancuran bukti sejarah Islam. Bener-bener anjing Amerika Serikat. Hilanglah sebagian bukti-bukti sejarah jaman keemasan Islam.
Makam Cucu Nabi saw juga telah diporak-porandakan, dihancurkan. Mereka menganggap ziarah ke tempat itu adalah musrik. Tapi, bukankah menyembah ka’bah juga termasuk musrik? Kenapa ka’bah tidak dihancurkan sekalian ?
Tentu saja orang berhaji bukan untuk menyembah ka’bah. Tuhan hanya satu, Allah. Jelas itulah kepercayaan sesama Muslim di dunia. Hanya saja orang-orang wahabi yang mengaku salafi memfitnah para peziarah telah menyembah kuburan. Ini merupakan fitnah yang kejam!
Padahal dengan berziarah ke makam Nabi saw akan dapat menambah keimanan kita, bisa mengenang Nabi besar kita Muhammad saw. Menambah keyakinan kita bahwa Nabi saw adalah bener-bener ada. Ada buktinya.
Yang termasuk sebuah kebodohan adalah pembakaran perpustakaan yang berisi buktisejarah manuskrip dll yang sebagian berumur ribuan tahun. Ini sangat-sangat bodoh bin goblog!
Mereka bener-bener antek-antek Penjajah!
Libya jaman Qaddafi lebih baik dari pada Libya jaman sekarang. Jaman Gaddafi, sekolah gratis, bahkan yang berprestasi diberikan insentif dan gratis biaya kuliah
ke luar negeri. Pengobatan gratis dengan layanan kesehatan yang terbaik! Bahkan Pemerintah rela mengunakan tenaga medis dari eropa untuk masyarakatnya dengan gratis, ditanggung pemerintah.
Sekarang ???
Semua hancur lebur! Mereka masih harus membayar ganti rugi perang kepada NATO dan sekutunya. Minyaknya dijual murah dengan kontrak! Harta mereka di luar negeridirampok dengan alasan untuk biaya perang dll.
Sebentar lagi akan ada pergantian politik pemerintahan, karena mereka akan menyingkirkan orang-orang wahabi dari pemerintahan. Menteri dalam negeri telah mengundurkan diri setelah terjadi penghancuran situs-situs bersejarah yang melukai hati warga Libya sendiri. Polisi cingkrang hanya diam mengamankan aksi pejuang cingkrang!
Wahabi telah mendapatkan wilayah sebagian Timur Tengah sebagai hadiah dari Inggris atas kinerjanya dalam upaya bersama meruntuhkan Kesultanan Osmani. Kesultanan Osmani telah runtuh, wilayahnya terpecah-pecah, sekarang menjadi negara sekuler Turki. Saat itu, Sultan beserta keluarga diasingkan ke spanyol, sedangkan kesultanan dijadikan negara Turki oleh Amerika Serikat dan sekutu dan tentu oleh Inggris.
Rabu, 07 November 2012
Nasab (garis keturunan) Nabi saw
“Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon cinta Mu, cinta orang-orang yang mencintai Mu, dan amal yang dapat membuatku memperoleh cinta Mu. Yaa Allah jadikanlah cintaku kepada Mu melebihi cinta terhadap diriku sendiri, keluargaku, dan melebihi cintanya orang yang kehausan terhadap air yang dingin.” (HR. Tirmidzi)
Jumat, 28 Oktober 2012
Nasab (garis keturunan) Nabi saw
Dalam Kanzul Ummal 6: 300, kitab Fadhail, hadis ke 35512 disebutkan:Ibnu Abbas berkata, aku mendengar Nabi saw bersabda: “Aku adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muththalib bin Hasyim bin Abdil Manaf bin Qushay bin Kilab binMurrah bin Ka’b bin Luay bin Ghalib bin Fahr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nazzar bin Ma’da bin ‘Adnan bin Adda bin Udada bin Hamyasa’ bin Yasyhab bin Nabat bin Jamil bin Qaidar bin Ismail bin Ibrahim bin Tarikh bin Nahur bin Asyu’ bin Ar’us bin Faligh bin ‘Abar (Hud) bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lumka bin Mutawasysyalikh bin Akhnukh (Idris) bin Azda bin Qinan bin Anwasy bin Syayts bin Adam (as).”
Al-Muttaqi Al-Hindi mengatakan: Hadis ini diriwayatkan oleh Ad-Daylamni.Dalam Kanzul Ummal 6: 106, kitab Fadhail, hadis ke 32010 disebutkan:Rasulullah saw bersabda: “Aku dan Adam berada di surga dalam sulbinya, aku menaiki bahtera dalam sulbi ayahku Nuh, aku dilemparkan ke dalam api dalam sulbi Ibrahim, ayah-ayahku tidak pernah tersentuh oleh perzinaan. Allah senantiasa memindahkan aku dari sulbi yang baik ke dalam rahim yang suci, suci dan memberi petunjuk. Tidaklah tumbuh dua cabang kecuali aku yang terbaik. Allah menjadikan kenabian sebagai perjanjian (mitsaq)ku dan Islamsebagai perjanjian (‘ahd)ku. Allah menginformasikan sebutanku dalam Taurat dan Injil, menjelaskan sifat-sifatku kepada setiap nabi, memancarkan cahayaku ke muka bumi, menaungi wajahku dengan awan, mengajarkan kepadaku kitab-Nya, memuliakanku di langit-Nya, menjadikan namaku dari asma-Nya, Pemilik Arasy adalah Al-Mahmud dan aku adalah Muhammad. Allah berjanji padaku bahwa mereka yangmencintaiku akan berada di telaga Haudh dan Kautsar. Dia menjadikan aku orang yang pertama memberi syafaat dan diizinkan untuk memberi syafaat. Kemudian Dia menghadirkan aku pada abad yang terbaik bagi ummatku, mereka adalah orang-orang yang terpuji, melaksanakan amarma’ruf dan nahi munkar.”Al-Muttaqi Al-Hindi mengatakan:Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dan Ibnu Abbas.
Dalam Thabaqat Al-Kubra Ibnu Sa’d, jilid 1, bagian 1: 31, dzikr ummahat Rasulillah saw, disebutkan:Imam Ali bin Husein (sa) berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:“Sesungguhnya aku dilahirkan dari pernikahan, aku belum pernah dilahirkan dari perzinaan sejak dari Adam. Aku belum pernah sedikit pun tersentuh oleh perzinaan kaum jahiliyah, aku belum pernah dilahirkan kecuali dari kesucian pernikahan.”
Allamah Sayyid Murtadha, penulis kitab “Fadhâil Al-Khamsah min Ash-Shihhah As-Sittah”, mengatakan: Hadis tentang bahwa Nabi saw dilahirkan dari pernikahan bukan dari perzinaan banyak sekali.
Nasab (garis keturunan) Nabi saw
“Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon cinta Mu, cinta orang-orang yang mencintai Mu, dan amal yang dapat membuatku memperoleh cinta Mu. Yaa Allah jadikanlah cintaku kepada Mu melebihi cinta terhadap diriku sendiri, keluargaku, dan melebihi cintanya orang yang kehausan terhadap air yang dingin.” (HR. Tirmidzi)
Jumat, 28 Oktober 2012
Nasab (garis keturunan) Nabi saw
Dalam Kanzul Ummal 6: 300, kitab Fadhail, hadis ke 35512 disebutkan:Ibnu Abbas berkata, aku mendengar Nabi saw bersabda: “Aku adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muththalib bin Hasyim bin Abdil Manaf bin Qushay bin Kilab binMurrah bin Ka’b bin Luay bin Ghalib bin Fahr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nazzar bin Ma’da bin ‘Adnan bin Adda bin Udada bin Hamyasa’ bin Yasyhab bin Nabat bin Jamil bin Qaidar bin Ismail bin Ibrahim bin Tarikh bin Nahur bin Asyu’ bin Ar’us bin Faligh bin ‘Abar (Hud) bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lumka bin Mutawasysyalikh bin Akhnukh (Idris) bin Azda bin Qinan bin Anwasy bin Syayts bin Adam (as).”
Al-Muttaqi Al-Hindi mengatakan: Hadis ini diriwayatkan oleh Ad-Daylamni.Dalam Kanzul Ummal 6: 106, kitab Fadhail, hadis ke 32010 disebutkan:Rasulullah saw bersabda: “Aku dan Adam berada di surga dalam sulbinya, aku menaiki bahtera dalam sulbi ayahku Nuh, aku dilemparkan ke dalam api dalam sulbi Ibrahim, ayah-ayahku tidak pernah tersentuh oleh perzinaan. Allah senantiasa memindahkan aku dari sulbi yang baik ke dalam rahim yang suci, suci dan memberi petunjuk. Tidaklah tumbuh dua cabang kecuali aku yang terbaik. Allah menjadikan kenabian sebagai perjanjian (mitsaq)ku dan Islamsebagai perjanjian (‘ahd)ku. Allah menginformasikan sebutanku dalam Taurat dan Injil, menjelaskan sifat-sifatku kepada setiap nabi, memancarkan cahayaku ke muka bumi, menaungi wajahku dengan awan, mengajarkan kepadaku kitab-Nya, memuliakanku di langit-Nya, menjadikan namaku dari asma-Nya, Pemilik Arasy adalah Al-Mahmud dan aku adalah Muhammad. Allah berjanji padaku bahwa mereka yangmencintaiku akan berada di telaga Haudh dan Kautsar. Dia menjadikan aku orang yang pertama memberi syafaat dan diizinkan untuk memberi syafaat. Kemudian Dia menghadirkan aku pada abad yang terbaik bagi ummatku, mereka adalah orang-orang yang terpuji, melaksanakan amarma’ruf dan nahi munkar.”Al-Muttaqi Al-Hindi mengatakan:Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dan Ibnu Abbas.
Dalam Thabaqat Al-Kubra Ibnu Sa’d, jilid 1, bagian 1: 31, dzikr ummahat Rasulillah saw, disebutkan:Imam Ali bin Husein (sa) berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:“Sesungguhnya aku dilahirkan dari pernikahan, aku belum pernah dilahirkan dari perzinaan sejak dari Adam. Aku belum pernah sedikit pun tersentuh oleh perzinaan kaum jahiliyah, aku belum pernah dilahirkan kecuali dari kesucian pernikahan.”
Allamah Sayyid Murtadha, penulis kitab “Fadhâil Al-Khamsah min Ash-Shihhah As-Sittah”, mengatakan: Hadis tentang bahwa Nabi saw dilahirkan dari pernikahan bukan dari perzinaan banyak sekali.
Nasab (garis keturunan) Nabi saw
“Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon cinta Mu, cinta orang-orang yang mencintai Mu, dan amal yang dapat membuatku memperoleh cinta Mu. Yaa Allah jadikanlah cintaku kepada Mu melebihi cinta terhadap diriku sendiri, keluargaku, dan melebihi cintanya orang yang kehausan terhadap air yang dingin.” (HR. Tirmidzi)
Jumat, 28 Oktober 2012
Nasab (garis keturunan) Nabi saw
Dalam Kanzul Ummal 6: 300, kitab Fadhail, hadis ke 35512 disebutkan:Ibnu Abbas berkata, aku mendengar Nabi saw bersabda: “Aku adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muththalib bin Hasyim bin Abdil Manaf bin Qushay bin Kilab binMurrah bin Ka’b bin Luay bin Ghalib bin Fahr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nazzar bin Ma’da bin ‘Adnan bin Adda bin Udada bin Hamyasa’ bin Yasyhab bin Nabat bin Jamil bin Qaidar bin Ismail bin Ibrahim bin Tarikh bin Nahur bin Asyu’ bin Ar’us bin Faligh bin ‘Abar (Hud) bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lumka bin Mutawasysyalikh bin Akhnukh (Idris) bin Azda bin Qinan bin Anwasy bin Syayts bin Adam (as).”
Al-Muttaqi Al-Hindi mengatakan: Hadis ini diriwayatkan oleh Ad-Daylamni.Dalam Kanzul Ummal 6: 106, kitab Fadhail, hadis ke 32010 disebutkan:Rasulullah saw bersabda: “Aku dan Adam berada di surga dalam sulbinya, aku menaiki bahtera dalam sulbi ayahku Nuh, aku dilemparkan ke dalam api dalam sulbi Ibrahim, ayah-ayahku tidak pernah tersentuh oleh perzinaan. Allah senantiasa memindahkan aku dari sulbi yang baik ke dalam rahim yang suci, suci dan memberi petunjuk. Tidaklah tumbuh dua cabang kecuali aku yang terbaik. Allah menjadikan kenabian sebagai perjanjian (mitsaq)ku dan Islamsebagai perjanjian (‘ahd)ku. Allah menginformasikan sebutanku dalam Taurat dan Injil, menjelaskan sifat-sifatku kepada setiap nabi, memancarkan cahayaku ke muka bumi, menaungi wajahku dengan awan, mengajarkan kepadaku kitab-Nya, memuliakanku di langit-Nya, menjadikan namaku dari asma-Nya, Pemilik Arasy adalah Al-Mahmud dan aku adalah Muhammad. Allah berjanji padaku bahwa mereka yangmencintaiku akan berada di telaga Haudh dan Kautsar. Dia menjadikan aku orang yang pertama memberi syafaat dan diizinkan untuk memberi syafaat. Kemudian Dia menghadirkan aku pada abad yang terbaik bagi ummatku, mereka adalah orang-orang yang terpuji, melaksanakan amarma’ruf dan nahi munkar.”Al-Muttaqi Al-Hindi mengatakan:Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dan Ibnu Abbas.
Dalam Thabaqat Al-Kubra Ibnu Sa’d, jilid 1, bagian 1: 31, dzikr ummahat Rasulillah saw, disebutkan:Imam Ali bin Husein (sa) berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:“Sesungguhnya aku dilahirkan dari pernikahan, aku belum pernah dilahirkan dari perzinaan sejak dari Adam. Aku belum pernah sedikit pun tersentuh oleh perzinaan kaum jahiliyah, aku belum pernah dilahirkan kecuali dari kesucian pernikahan.”
Allamah Sayyid Murtadha, penulis kitab “Fadhâil Al-Khamsah min Ash-Shihhah As-Sittah”, mengatakan: Hadis tentang bahwa Nabi saw dilahirkan dari pernikahan bukan dari perzinaan banyak sekali.
Inilah 5 Tempat Ibadah Paling Kuno yang Pernah Ditemukan Hingga Saat Ini
Inilah 5 Tempat Ibadah Paling Kuno yang Pernah Ditemukan Hingga Saat Ini
Pada jaman dahulu kala manusia sudah mengenal yang namanya tuhan dan dewa sehinga mereka membuat bangunan untukmelakukan persembahan atau tempat ibadah.
Sampai saat ini tempat tempat ibadah yang digunakan masyarakat kuno pun masih ada yang berdiri walaupun ada salah satu tempat ibadah yang tidak digunakan lagi akibat sudah berumur tua.
1. Göbekli Tepe - Turki
Göbekli Tepe adalah tempat ibadah yang terletak 15 km sebelah timur laut kota Şanlıurfa (Urfa) di Turki tenggara. Situs ini terdiri dari dua puluh struktur melingkar tersebar di puncak bukit.
Yang tersisa saat ini hanyalah pilar batu kapur yang besar dihiasi dengan desain abstrak ukiran hewan. Sejauh ini ukiran dari ular, kalajengking, burung, babi hutan,rubah dan singa telah ditemukan.
Tempat ini kini sedang dalam penggalian oleh arkeolog Jerman dan Turki. Kuil ini dianggap sebagai kuil tertua yang pernah ada di dunia.
2. Hypogeum - Malta
Hypogeum adalah bangunan yang benar-benar kuno. Dibangun pada tahun 3500 SM,Hypogeum menjadi satu-satunya kuil prasejarah yang dibangun di bawah tanah.Hypogeum telah digunakan secara beragam melalui sejarahnya, dan telah berubah menjadi kuburan di masa lalu.
Hypogeum adalah campuran dari gua-gua alam dan gua galian yang lebih dari tiga tingkat. Di Hypogeum terdapat sebuah ruangan yang dapat memantulkan suara (gema), yang apabila kita berteriak akan terdengar ke seluruh Hypogeum.
Mengunjungi Hypogeum tidak bisa sembarangan, dengan alasan pemeliharaanterhadap lukisan yang berada di dinding. Hanya 80 pengunjung yang diizinkan setiap harinya.
3. Pantheon - Roma
Pantheon adalah sebuah bangunan yang dikonstruksikan pada tahun 27 SM sebagai kuil berbentuk bulat di pusat kota Roma. Pembangunan kuil ini diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian (118 SM-28 M) pada tahun 126 M.
Hadrian membangun kuil ini untuk penyembahan terhadap dewa-dewa Romawi. Nama Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa.
Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia. Tokoh-tokohterkenal yang dimakamkan di sini adalah Raja Emmanuel I dan pelukis Renaissance, Raphael.
4. Gua Ajanta - India
Gua Ajanta di Maharashtra, India, adalah monumen gua berusia abadyang berdiri sejak 2 SM, terdiri dari lukisan dan skulpturyang dianggap sebagai karya besar seni religius Buddha.
Ketika dilihat dari luar, Gua Ajanta menyerupai area pemukiman yang menempel pada sisi bukit melingkar. Namun, di saat Anda melihat ke dalam, pesona yang terlihat justru ukiran batu manusia dan juga pilar-pilar yang besar layaknya sebuah istana candi.
Dengan adanya pembuktian ini, menandakan bahwa kehidupan kuno di India memiliki nilai religi dan karya seni yang tinggi, terlepas pengaruh politik dan ekonomi pemerintah.
Gua ini terletak di luar desa Ajinṭhā, distrik Aurangabad, Maharashtra. Sejak tahun 1983, Gua Ajanta merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
5. Borobudur - Indonesia
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.
Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.
Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya.
Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa. Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secarajelas filsafat mazhab Mahayana.
Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.
Pada jaman dahulu kala manusia sudah mengenal yang namanya tuhan dan dewa sehinga mereka membuat bangunan untukmelakukan persembahan atau tempat ibadah.
Sampai saat ini tempat tempat ibadah yang digunakan masyarakat kuno pun masih ada yang berdiri walaupun ada salah satu tempat ibadah yang tidak digunakan lagi akibat sudah berumur tua.
1. Göbekli Tepe - Turki
Göbekli Tepe adalah tempat ibadah yang terletak 15 km sebelah timur laut kota Şanlıurfa (Urfa) di Turki tenggara. Situs ini terdiri dari dua puluh struktur melingkar tersebar di puncak bukit.
Yang tersisa saat ini hanyalah pilar batu kapur yang besar dihiasi dengan desain abstrak ukiran hewan. Sejauh ini ukiran dari ular, kalajengking, burung, babi hutan,rubah dan singa telah ditemukan.
Tempat ini kini sedang dalam penggalian oleh arkeolog Jerman dan Turki. Kuil ini dianggap sebagai kuil tertua yang pernah ada di dunia.
2. Hypogeum - Malta
Hypogeum adalah bangunan yang benar-benar kuno. Dibangun pada tahun 3500 SM,Hypogeum menjadi satu-satunya kuil prasejarah yang dibangun di bawah tanah.Hypogeum telah digunakan secara beragam melalui sejarahnya, dan telah berubah menjadi kuburan di masa lalu.
Hypogeum adalah campuran dari gua-gua alam dan gua galian yang lebih dari tiga tingkat. Di Hypogeum terdapat sebuah ruangan yang dapat memantulkan suara (gema), yang apabila kita berteriak akan terdengar ke seluruh Hypogeum.
Mengunjungi Hypogeum tidak bisa sembarangan, dengan alasan pemeliharaanterhadap lukisan yang berada di dinding. Hanya 80 pengunjung yang diizinkan setiap harinya.
3. Pantheon - Roma
Pantheon adalah sebuah bangunan yang dikonstruksikan pada tahun 27 SM sebagai kuil berbentuk bulat di pusat kota Roma. Pembangunan kuil ini diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian (118 SM-28 M) pada tahun 126 M.
Hadrian membangun kuil ini untuk penyembahan terhadap dewa-dewa Romawi. Nama Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa.
Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia. Tokoh-tokohterkenal yang dimakamkan di sini adalah Raja Emmanuel I dan pelukis Renaissance, Raphael.
4. Gua Ajanta - India
Gua Ajanta di Maharashtra, India, adalah monumen gua berusia abadyang berdiri sejak 2 SM, terdiri dari lukisan dan skulpturyang dianggap sebagai karya besar seni religius Buddha.
Ketika dilihat dari luar, Gua Ajanta menyerupai area pemukiman yang menempel pada sisi bukit melingkar. Namun, di saat Anda melihat ke dalam, pesona yang terlihat justru ukiran batu manusia dan juga pilar-pilar yang besar layaknya sebuah istana candi.
Dengan adanya pembuktian ini, menandakan bahwa kehidupan kuno di India memiliki nilai religi dan karya seni yang tinggi, terlepas pengaruh politik dan ekonomi pemerintah.
Gua ini terletak di luar desa Ajinṭhā, distrik Aurangabad, Maharashtra. Sejak tahun 1983, Gua Ajanta merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
5. Borobudur - Indonesia
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.
Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.
Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya.
Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa. Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secarajelas filsafat mazhab Mahayana.
Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.
Langganan:
Postingan (Atom)